CIAMIS – Operasi pencarian pria berinisial W, warga Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, yang diduga meloncat dari Jembatan Cirahong akhirnya berakhir setelah tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy, Sabtu (23/05/2026) siang.
Jasad korban ditemukan mengapung sekitar pukul 10.33 WIB di kawasan Leuwi Patat, Kelurahan Linggasari, Kabupaten Ciamis. Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar tiga kilometer dari titik awal korban diduga jatuh ke sungai.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Ani Supiani membenarkan keberhasilan tim gabungan menemukan korban pada hari kedua pencarian.
“Ya, benar. Pada hari kedua operasi pencarian intensif ini, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang diduga mengakhiri hidup dengan cara meloncat dari Jembatan Cirahong. Tim menemukan jasadnya mengambang di sekitar Leuwi Patat,” ujarnya, sebagaimana dilansir NewsTasikmalaya, Sabtu, (23/05/2026).
Menurut Ani, derasnya arus Sungai Citanduy usai hujan deras pada Jumat (22/05/2026) membuat tubuh korban terbawa cukup jauh dari lokasi awal kejadian.
“Kondisi debit air dan arus sungai yang cukup kuat membuat tubuh korban terseret dari titik awal kejadian di tengah jembatan. Jarak antara lokasi penemuan di Linggasari ini diperkirakan mencapai kurang lebih tiga kilometer dari Jembatan Cirahong,” katanya.
Proses evakuasi jenazah berlangsung cukup sulit karena kondisi medan di sekitar sungai yang terjal dan licin. Tim SAR gabungan akhirnya memilih jalur evakuasi melalui wilayah Ciamis karena dinilai lebih aman dibandingkan membawa korban ke arah Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.
“Kondisi korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Proses evakuasi langsung kami laksanakan. Karena medan di lapangan tidak memungkinkan untuk ditarik ke arah atas wilayah Tasikmalaya, maka jenazah kami bawa menyeberang ke sisi sini (Ciamis) karena titik yang paling aman dan landai berada di Leuwi Bulak Biru,” jelas Ani.
Operasi SAR lintas wilayah tersebut melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), BPBD Ciamis, BPBD Kota Tasikmalaya, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta relawan masyarakat. Setelah korban ditemukan, operasi pencarian resmi dihentikan dan jenazah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. []
Redaksi05

