KYIV – Sebanyak 62 pesawat nirawak Rusia dilaporkan berhasil menembus pertahanan udara Ukraina dan menghantam 16 lokasi dalam serangan yang berlangsung sejak malam 31 Oktober hingga pagi 1 November 2026. Angkatan Udara Ukraina menyebut serangan tersebut melibatkan 433 pesawat nirawak berbagai jenis, termasuk puluhan unit bermesin jet.
Informasi tersebut disampaikan Angkatan Udara Ukraina melalui kanal Telegram. Serangan dimulai sekitar pukul 18.00 waktu setempat pada 31 Oktober dan dilancarkan dari sejumlah arah, yakni Oryol, Kursk, Shatalovo, Bryansk, serta Millerovo di wilayah Rusia dan Donetsk yang sementara diduduki Rusia.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 pada 1 November, sistem pertahanan udara Ukraina berhasil menembak jatuh atau melumpuhkan 371 pesawat nirawak Rusia. Jumlah tersebut mencakup 47 pesawat nirawak bermesin jet.
“More than 40 attack drones are still in the air; combat operations are ongoing!” the Air Force stressed.
Angkatan Udara Ukraina menjelaskan, upaya menghadapi serangan melibatkan berbagai unsur pertahanan. Di antaranya penerbangan militer, pasukan rudal antipesawat, unit perang elektronik, satuan sistem nirawak, serta kelompok penembak bergerak dari Angkatan Pertahanan Ukraina.
Meski sebagian besar pesawat nirawak berhasil dilumpuhkan, serangan tetap menimbulkan dampak di sejumlah wilayah. Otoritas Ukraina mencatat hantaman langsung pesawat nirawak terjadi di 16 lokasi. Sementara itu, pesawat nirawak yang berhasil dijatuhkan maupun serpihannya dilaporkan jatuh di 14 lokasi lainnya.
Serangan tersebut menggunakan beberapa jenis pesawat nirawak, yakni Shahed, termasuk 64 unit bermesin jet, serta Gerbera dan Parodiya yang berfungsi sebagai pesawat nirawak pengalih perhatian. Penggunaan beragam jenis perangkat tersebut menambah tantangan bagi sistem pertahanan udara Ukraina dalam mendeteksi dan menghadapi gelombang serangan.
Data yang disampaikan masih bersifat sementara. Angkatan Udara Ukraina belum merinci tingkat kerusakan, jumlah korban, maupun identitas seluruh lokasi yang terdampak. Perkembangan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui dampak serangan terhadap keselamatan warga dan infrastruktur di wilayah Ukraina. []
Redaksi 01

