JAKARTA TIMUR – Patroli gabungan Brimob dan kepolisian menggagalkan dugaan aksi tawuran yang melibatkan 10 remaja di kawasan Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur, Jumat (08/05/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas turut menyita sejumlah senjata tajam, tongkat golf, sepeda motor, dan telepon genggam yang diduga akan digunakan saat bentrokan.
Patroli dilakukan oleh Brimob Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya bersama Tim Perintis Polres Metro Jakarta Timur sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada jam rawan malam hingga subuh.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, mengatakan patroli gabungan digelar untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Jakarta Timur.
“Patroli ini merupakan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan,” ujar Henik Maryanto sebagaimana dilansir Detik, Sabtu (09/05/2026).
Menurutnya, dugaan rencana tawuran itu terungkap setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi. Tim patroli kemudian bergerak cepat menuju titik yang diinformasikan warga.
“Tim gabungan kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan mendapati sekelompok remaja diduga hendak melakukan aksi tawuran. Petugas langsung mengamankan para remaja beserta barang bukti untuk mencegah terjadinya bentrokan yang dapat membahayakan warga sekitar maupun pengguna jalan,” ujarnya.
Henik menjelaskan patroli rayonisasi rutin dilakukan untuk menekan angka kriminalitas dan kenakalan remaja yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku gangguan keamanan.
“Patroli rayonisasi tersebut digelar untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas pada jam rawan malam hingga subuh,” ucapnya.
Sebanyak 10 remaja yang diamankan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Timur. Polisi juga mengimbau masyarakat aktif melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” ujarnya. []
Redaksi05

