KONAWE – Warga Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di area kebun milik warga pada Selasa pagi, 14 April 2026. Korban berinisial BO (54), warga Desa Ambepulu, ditemukan dalam kondisi telungkup dengan luka terbuka di bagian kepala, sementara kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 Wita saat seorang warga bernama Suyoko (43) menemukan jasad korban di kebun milik Ngateman, yang berada di Kelurahan Sedang Mulyasari, Kecamatan Tongauna. Temuan itu langsung memicu kepanikan warga sekitar dan segera dilaporkan kepada aparat kepolisian.
Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Konawe, Andi Gafur, mengatakan korban sebelumnya telah dilaporkan meninggalkan rumah sejak Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 06.00 Wita.
“Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Suyoko (43) di kebun milik Ngateman,” ujar Andi Gafur, sebagaimana diberitakan Tribunnews, Selasa, (14/04/2026).
Menurutnya, hingga malam hari korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian di sejumlah lokasi sekitar tempat tinggal korban.
“Keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan,” katanya.
Keesokan harinya, korban akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di area kebun warga. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tongauna untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 07.30 Wita, personel Polsek Tongauna bersama Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Konawe langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengevakuasi jenazah ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Konawe guna menjalani visum et repertum.
“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan telungkup dengan luka terbuka pada bagian kepala atau dahi, mengeluarkan darah, serta luka robek pada daun telinga sebelah kiri,” jelas Andi Gafur.
Hingga kini, penyebab kematian korban masih belum dapat dipastikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti di lapangan untuk mengungkap kronologi kejadian.
“Penyebab kematian masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Konawe bersama Polsek Tongauna. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan,” pungkasnya. []
Redaksi05

