PURWOREJO – Kebakaran hebat melanda area parkir karyawan PT Arami Jaya di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Kamis (14/05/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi saat aktivitas kerja berlangsung itu menyebabkan dua karyawan mengalami luka dan sesak napas, sementara ratusan sepeda motor milik pekerja diduga hangus terbakar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di area parkir lantai atas perusahaan. Kobaran api dengan cepat membesar karena kendaraan diparkir berdekatan dan dipenuhi material mudah terbakar. Petugas pemadam kebakaran bersama pihak perusahaan masih melakukan proses pendinginan dan pendataan kerugian.
Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo, Kurnia Andriyanto, mengatakan dua korban langsung dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka dan paparan asap tebal. Informasi tersebut diterima PMI dari rekan korban.
“Korban luka-luka ada dua orang, tadi teman karyawan itu yang kontak kami,” kata Andriyanto saat ditemui di lokasi, Kamis (14/05/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan korban pertama mengalami luka bakar pada kedua tangan dan sesak napas akibat menghirup asap kebakaran. Sementara korban kedua juga mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar asap.
“Keduanya dibawa ke Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo, tadi saya ke sini sekitar pukul 09.00 WIB,” ujarnya.
Di lokasi kejadian, suasana sempat panik karena api terus merembet ke kendaraan lain dalam waktu singkat. Sejumlah karyawan berusaha menyelamatkan sepeda motor yang masih dapat dievakuasi keluar dari area parkir.
Petugas keamanan PT Arami Jaya, Pujiyanto, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui setelah terdengar teriakan karyawan yang melihat asap dari lantai parkir atas.
“Awalnya ada karyawan teriak-teriak ada asap. Saya spontan langsung naik ke parkiran atas,” kata Pujiyanto.
Saat tiba di lokasi, api disebut sudah membakar beberapa sepeda motor dan terus membesar.
“Begitu naik ke atas, posisi api sudah besar. Sudah ada kebakaran motor satu atau dua motor. Entah dari mana asal apinya kami kurang tahu, apakah korsleting listrik atau apa, belum tahu,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat seadanya. Namun, kobaran api sulit dikendalikan lantaran posisi kendaraan yang rapat membuat api cepat menjalar.
“Kami langsung melakukan pemadaman, tapi sudah tidak bisa. Motor parkirnya rapat-rapat, jadi api cepat merembet,” kata Pujiyanto.
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar kawasan perusahaan. Titik awal api disebut berada di sisi utara area parkir, tetapi penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
“Posisi api di sebelah utara. Saat kami naik, api sudah ada di motor. Sudah besar,” ucapnya.
Hingga Kamis siang, pihak perusahaan belum dapat memastikan jumlah kendaraan yang terbakar. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, jumlah sepeda motor yang hangus diperkirakan mencapai ratusan unit dan mayoritas merupakan milik karyawan shift pagi.
“Kalau jumlah pastinya kami belum tahu, tapi mungkin ratusan. Itu motor milik karyawan semua,” katanya.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta mendata seluruh kendaraan yang terdampak. []
Redaksi05

