KOTAWARINGIN BARAT – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan dump truk di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian, Sabtu (13/06/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Rifky Akba Maulana. Berdasarkan hasil penanganan awal aparat kepolisian, korban mengalami luka berat pada bagian wajah dan kepala setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan dump truk yang sedang melakukan manuver putar balik di ruas jalan tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.45 WIB ketika kondisi lalu lintas relatif lengang. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam dari arah Simpang Imanuel menuju Simpang BPK. Pada saat bersamaan, sebuah Mitsubishi Dump Truk warna oranye bernomor polisi BE 8256 AML yang dikemudikan Rasmin sedang berbalik arah melalui penggalan pulau jalan.
Benturan keras tidak dapat dihindari karena jarak antara kedua kendaraan dinilai sudah terlalu dekat. Akibat tabrakan tersebut, korban terpental dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Barat, Sugeng, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“Pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter Z atas nama Rifky Akba Maulana berjalan dari arah Simpang Imanuel menuju Simpang BPK. Setibanya di lokasi kejadian menabrak Mitsubishi Dump Truk yang sedang berbalik arah melalui penggalan pulau jalan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada wajah dan kepala serta meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Sugeng, sebagaimana dilansir Detikcom, Sabtu, (13/06/2026).
Setelah menerima laporan, petugas Satlantas Polres Kotawaringin Barat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Sugeng, peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari ketika jarak pandang dan tingkat kewaspadaan dapat menurun.
“Pengemudi kendaraan besar maupun pengendara sepeda motor juga diminta untuk memastikan kondisi aman sebelum melakukan manuver di jalan raya. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut korban jiwa,” kata Sugeng.
Pihak kepolisian masih mendalami seluruh rangkaian kejadian guna memastikan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut. Masyarakat diimbau meningkatkan kehati-hatian saat berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terulangnya kejadian serupa. []
Redaksi05

