KOTA BOGOR – Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan, terdiri atas tiga truk dan tiga kendaraan pribadi, menyebabkan arus lalu lintas di Jalan KH Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, sempat mengalami kepadatan pada Rabu (24/06/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Petugas kepolisian bersama warga setempat segera melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi guna mengurai antrean kendaraan yang terbentuk setelah insiden tersebut. Hingga siang hari, proses pendataan dan penyelidikan masih berlangsung.
Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang akibat benturan beruntun. Peristiwa itu juga menarik perhatian pengguna jalan yang melintas karena terjadi di salah satu ruas utama Kota Bogor.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan tiga truk dan tiga kendaraan pribadi berada di badan jalan dengan kondisi rusak akibat tabrakan. Video tersebut juga menunjukkan proses penanganan awal oleh petugas di lokasi kejadian.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor Kota, Robby Rachman, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Namun, hingga saat ini polisi masih mengumpulkan data dan keterangan untuk mengetahui penyebab pasti insiden.
“Masih dalam penanganan anggota di lapangan,” ujar Robby, sebagaimana diberitakan Bogorupdate, Rabu, (24/06/2026).
Menurut informasi sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, petugas masih melakukan pendataan terhadap seluruh kendaraan yang terlibat serta menghitung besaran kerugian material akibat kecelakaan.
Selain meminta keterangan para pengemudi, polisi juga mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung guna melengkapi proses penyelidikan.
Jalan KH Sholeh Iskandar diketahui merupakan salah satu jalur dengan volume kendaraan yang tinggi di Kota Bogor. Kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk menjaga jarak aman, mematuhi aturan lalu lintas, dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang. []
Redaksi05

