500 KK Terdampak, Kebakaran Pasar Jiung Hanguskan Ratusan Rumah

500 KK Terdampak, Kebakaran Pasar Jiung Hanguskan Ratusan Rumah

Bagikan:

JAKARTA PUSAT – Sedikitnya 500 kepala keluarga (KK) terdampak setelah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (01/06/2026) malam. Selain menghanguskan ratusan rumah semi permanen, insiden tersebut juga menyebabkan delapan warga harus mendapatkan perawatan medis akibat sesak napas karena menghirup asap.

Berdasarkan laporan sementara Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di salah satu rumah warga yang berada di RT 14 RW 04 Pasar Jiung.

“Api diduga berasal dari korsleting listrik rumah di RT 14. Lalu seorang Redkar mengambil APAR ke pos RW. Namun, api sudah terlalu besar dan tidak bisa dipadamkan dengan APAR,” terang laporan itu.

Kobaran api yang cepat membesar kemudian menjalar ke bangunan lain karena kondisi permukiman yang padat dan didominasi rumah semi permanen. Akibatnya, ratusan bangunan terdampak sebelum petugas berhasil mengendalikan situasi.

Kepala Dinas (Kadis) Gulkarmat Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Bayu Meghantara, mengatakan objek yang terbakar merupakan kawasan rumah tinggal dengan karakteristik bangunan rendah.

“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan jenis bangunan rendah,” ujar Bayu.

Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 20.55 WIB. Unit pemadam dari Sektor III Kemayoran tiba di lokasi delapan menit kemudian atau sekitar pukul 21.03 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke area permukiman lainnya.

Sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran dan 165 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Setelah hampir tiga jam proses pemadaman dan pendinginan, petugas akhirnya berhasil melokalisasi api pada pukul 23.30 WIB.

“Laporan terima berita pukul 20.55 WIB, unit tiba pukul 21.03 WIB, api berhasil lokalisir pukul 23.30 WIB, objek yang terbakar itu rumah semi permanen,” tulis laporan tersebut, sebagaimana diberitakan Kompas, Selasa (02/06/2026).

Selain menimbulkan kerugian material yang besar, kebakaran juga berdampak pada kesehatan warga. Delapan orang dilaporkan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Hermina karena mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap tebal selama peristiwa berlangsung.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah kerusakan dan kebutuhan warga terdampak. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di kawasan permukiman padat guna mencegah terulangnya kejadian serupa. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Nasional Peristiwa