Pria di Surabaya Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Jalan Dekat Rel

Pria di Surabaya Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Jalan Dekat Rel

Bagikan:

SURABAYA – Seorang pria berinisial SD (47) meninggal dunia setelah tertabrak kereta api Penataran relasi Surabaya-Blitar di kawasan Jalan Frontage Ahmad Yani, Kota Surabaya, Kamis (28/05/2026) dini hari. Korban diduga tidak menyadari datangnya kereta saat berjalan terlalu dekat dengan rel di kawasan padat lalu lintas tersebut.

Peristiwa kecelakaan kereta api itu terjadi sekitar pukul 04.40 WIB di sisi barat rel depan sebuah restoran di Jalan Frontage Ahmad Yani. Korban diketahui merupakan warga Dusun Wonorejo, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.

Akibat benturan keras, korban terpental sekitar 10 meter dari lokasi tabrakan. SD dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan luka parah di bagian kepala, patah tangan kanan, serta patah pada kaki kiri.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Wonocolo Haryoko Widhi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat terlihat berjalan di dekat rel sebelum tertabrak kereta.

“Kata saksi di lokasi, Korban sebelum kejadian berjalan dari sisi utara menuju selatan di sisi barat rel kereta api seperti orang linglung,” ujar Haryoko Widhi, sebagaimana dilansir Memorandum, Kamis (28/05/2026).

Menurut Haryoko, masinis kereta api Penataran sebenarnya telah membunyikan klakson sebagai peringatan sesaat sebelum insiden terjadi. Namun, korban diduga tidak mendengar suara tersebut karena berada terlalu dekat dengan jalur rel.

“Sebelumnya kereta api sudah membunyikan klakson dengan sangat keras, namun posisi korban dekat dengan rel kereta api dan tidak mendengar suara tersebut otomatis korban tertabrak,” tambahnya.

Petugas dari Polsek Wonocolo segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban. Proses penanganan dilakukan mengingat lokasi kejadian berada di ruas Jalan Ahmad Yani yang dikenal memiliki arus kendaraan cukup padat.

“Jenazah telah dievakuasi sejak pukul 07.00, dibawah ke RS. Bhayangkara dan petugas menghubungi bhabinkamtibmas sesuai alamat korban ditambah pencarian alamat pihak keluarga korban,” tutup Haryoko Widhi.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api demi menghindari kecelakaan serupa. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka