Aksi Curanmor di Gubeng Surabaya Gagal, Pemilik Pergoki Tiga Pelaku

Aksi Curanmor di Gubeng Surabaya Gagal, Pemilik Pergoki Tiga Pelaku

Bagikan:

SURABAYA – Upaya pencurian sepeda motor di kawasan Jalan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), berhasil digagalkan setelah pemilik kendaraan memergoki aksi pelaku dan langsung melakukan pengejaran. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (02/06/2026) sekitar pukul 05.02 WIB itu menyebabkan sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian rumah kunci, namun kendaraan berhasil diselamatkan.

Korban bernama Savero, karyawan sebuah gerai makanan cepat saji di Jalan Gubeng, mendapati sepeda motor Honda BeAT bernomor polisi L 5943 ABQ miliknya sedang diutak-atik oleh sejumlah pelaku saat hendak memulai aktivitas kerja. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV).

“Dari rekaman CCTV outlet, terlihat jelas ada tiga pelaku yang datang menggunakan satu motor dengan berboncengan bertiga. Mereka memiliki peran masing-masing,” ungkap Savero, sebagaimana dilansir Kabarbaik, Selasa, (02/06/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV, tiga pelaku diduga menjalankan tugas berbeda dalam menjalankan aksinya. Satu orang bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi, seorang lainnya berupaya merusak dan membobol kunci kontak, sedangkan pelaku ketiga bersiap membawa kabur kendaraan setelah berhasil dinyalakan.

Namun, rencana tersebut gagal setelah korban menyadari aktivitas mencurigakan di sekitar kendaraannya. Savero kemudian bergegas mengejar para pelaku yang panik dan berusaha melarikan diri.

Meski sempat berhasil merusak rumah kunci dan menggeser kendaraan dari lokasi parkir, para pelaku tidak dapat menyalakan sepeda motor tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan kendaraan dan melarikan diri sebelum berhasil membawa hasil curiannya.

“Alhamdulillah, motor saya selamat dan tidak terbawa karena mereka panik saat dikejar dan motornya tidak bisa jalan,” tambahnya.

Akibat kejadian itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian rumah kunci. Korban berencana melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dengan membawa dokumen kendaraan serta rekaman CCTV sebagai barang bukti untuk membantu proses penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama pada jam-jam sepi, serta memastikan penggunaan sistem pengamanan tambahan guna mengurangi risiko tindak pencurian kendaraan bermotor. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal