MUSI RAWAS – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gabungan terus memperluas area penyisiran untuk mencari Thohari (80), warga Desa Kosgoro yang dilaporkan hilang sejak Minggu (31/05/2026). Hingga hari kedua operasi pencarian, korban belum ditemukan dan seluruh unsur yang terlibat masih berupaya maksimal menyisir kawasan perkebunan serta area sekitar sungai di Kecamatan Sumber Lubuklinggau Terawas (STL) Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel).
Operasi pencarian intensif dilakukan pada Selasa (02/06/2026) setelah laporan kehilangan korban diterima oleh pihak berwenang. Tim SAR Gabungan memusatkan pencarian di area perkebunan belakang rumah korban di RT 003 Desa Kosgoro, lokasi terakhir yang diduga menjadi titik keberadaan lansia tersebut.
Berdasarkan keterangan keluarga, Thohari berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 17.00 WIB pada Minggu (31/05/2026) untuk menuju kebun di belakang rumah. Namun, beberapa saat kemudian korban tidak ditemukan saat sang istri menyusul ke lokasi.
Sebelum dinyatakan hilang, sejumlah warga sempat melihat korban berada di seberang sungai yang berada tidak jauh dari kawasan perkebunan. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk dalam proses pencarian yang dilakukan tim gabungan.
Keluarga juga menyampaikan bahwa korban kerap meyakini rumah lamanya berada di kawasan kebun belakang rumah. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pola pencarian di lapangan.
Untuk mempercepat proses pencarian, Tim SAR Gabungan menerapkan metode ESAR Hasty Search (Pencarian Tipe I), yakni penyisiran visual secara cepat di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan korban.
Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan Kantor SAR Palembang, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Pemerintah Desa (Pemdes) Kosgoro, relawan, serta masyarakat setempat yang turut membantu penyisiran area pencarian.
Kepala Seksi (Kasi) Operasi Kantor SAR Palembang, Macarah Wanto, menegaskan seluruh personel akan terus bekerja hingga korban ditemukan.
“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan terus melaksanakan pencarian dengan berbagai metode dan memperluas area pencarian sesuai hasil evaluasi di lapangan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Macarah Wanto, sebagaimana dilansir Rri, Selasa, (02/06/2026).
Tim SAR Gabungan berencana melakukan evaluasi berkala terhadap hasil pencarian untuk menentukan langkah lanjutan dan memperluas area penyisiran apabila diperlukan. Harapan keluarga dan warga setempat saat ini tertuju pada keberhasilan operasi pencarian agar korban segera ditemukan. []
Redaksi05

