Pemuda Ditemukan Tewas Mengambang di Kanal Magetan, Diduga Terpeleset

Pemuda Ditemukan Tewas Mengambang di Kanal Magetan, Diduga Terpeleset

Bagikan:

MAGETAN – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan bersama aparat kepolisian mengevakuasi jasad seorang pemuda yang ditemukan mengambang di area pintu air kanal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim), Rabu (10/06/2026). Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan korban diduga terpeleset ke saluran air dan tenggelam.

Korban diketahui bernama Mahfudin (23), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Barat, Magetan. Saat ditemukan warga yang melintas di lokasi, korban mengenakan kaos dan celana pendek berwarna merah.

Penemuan jasad tersebut bermula ketika sejumlah warga mencium aroma tidak sedap dari sekitar kanal. Setelah dilakukan pengecekan, warga menemukan tubuh korban mengambang di perairan kanal dengan kedalaman sekitar satu meter.

Kepala Desa (Kades) Jonggrang, Warsito, membenarkan adanya penemuan jasad warga di wilayahnya. Menurut dia, korban ditemukan oleh warga yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Iya benar ada penemuan mayat di wilayah kami. Korban sebagai warga Desa Banjarejo. Yang menemukan warga yang melintas di lokasi itu. Kedalaman air kanal sekitar satu meterlah,” kata Warsito sebagaimana diberitakan Poskota TV, Rabu (10/06/2026).

Berdasarkan kondisi jasad yang mulai membusuk, korban diduga telah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan. Pada tubuh korban juga ditemukan luka lecet di bagian tulang kering yang diduga terjadi akibat benturan saat terjatuh.

Setelah menerima laporan dari warga, TRC BPBD Magetan bersama kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rejomulyo guna menjalani pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki gangguan keterbelakangan mental. Petugas menduga korban terpeleset ke dalam kanal dan tidak mampu menyelamatkan diri karena tidak dapat berenang.

Anggota TRC BPBD Magetan, Sudarsono, mengatakan setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga.

“Setelah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dan kepolisian, jasad korban kami serahkan kepada pihak keluarganya. Untuk segera dimakamkan,” tutur Sudarsono.

Pihak keluarga telah menerima jasad korban untuk dimakamkan, sementara hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya indikasi tindak kriminal dalam peristiwa tersebut. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa