Gunung Marapi Meletus Dini Hari, Warga Diminta Waspadai Lahar dan Hujan Abu

Gunung Marapi Meletus Dini Hari, Warga Diminta Waspadai Lahar dan Hujan Abu

Bagikan:

AGAM – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kewaspadaan bagi masyarakat setelah Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis (11/06/2026) dini hari. Warga yang berada di sekitar kawasan gunung diminta menghindari area rawan serta mewaspadai potensi hujan abu dan lahar, terutama saat musim hujan.

Berdasarkan laporan PVMBG, erupsi terjadi pada pukul 03.02 WIB dengan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 2.400 meter di atas puncak atau sekitar 5.291 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik teramati berwarna cokelat dengan intensitas tebal mengarah ke timur laut.

“Kolom abu teramati berwarna cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 27,7 mm dan durasi sementara ini ± 57 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” tulis PVMBG, sebagaimana dilansir Sindonews, Kamis (11/06/2026).

PVMBG menyatakan status Gunung Marapi hingga saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Karena itu, masyarakat, pendaki, maupun wisatawan diminta tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi atau Kawah Verbeek.

Selain ancaman erupsi, warga yang tinggal di sekitar lembah, aliran, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama ketika curah hujan meningkat.

Dalam kondisi hujan abu, masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Warga juga disarankan menggunakan pelindung mata dan kulit, mengamankan sumber air bersih, serta membersihkan timbunan abu vulkanik di atap rumah guna mencegah kerusakan bangunan akibat beban berlebih.

“Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,” imbaunya.

PVMBG mengingatkan seluruh masyarakat agar terus memantau informasi resmi dari instansi berwenang dan mematuhi seluruh rekomendasi kebencanaan guna meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik Gunung Marapi. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa