Kecelakaan Maut di Ngadirojo, Polisi Selidiki Sopir Gran Max

Kecelakaan Maut di Ngadirojo, Polisi Selidiki Sopir Gran Max

Bagikan:

Kecelakaan yang melibatkan Honda Tiger, Daihatsu Gran Max, dan Mitsubishi Canter di Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, menewaskan seorang pemuda, sementara polisi masih mencari pengemudi Gran Max yang meninggalkan lokasi.

JAWA TENGAH – Polisi memburu pengemudi mobil Daihatsu Gran Max yang meninggalkan lokasi setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngadirojo-Sidoharjo, tepatnya di Simpang Tiga Gapura Kerdu, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (03/11/2026) sore. Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Penyelidikan kepolisian kini difokuskan pada identitas pengemudi Gran Max yang diduga terlibat dalam rangkaian kecelakaan tersebut. Pengemudi mobil itu dilaporkan meninggalkan tempat kejadian dan melanjutkan perjalanan ke arah Ngadirojo.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri Ririn Indrawati membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kecelakaan berlangsung sekitar pukul 15.46 WIB.

“Untuk kejadiannya sekira pukul 15.46,” ujar dia, Rabu (04/11/2026), sebagaimana dilansir Radar Solo, Rabu, (04/11/2026).

Korban meninggal dunia diketahui berinisial CA, 20, warga Kecamatan Purwantoro. Korban merupakan pengendara sepeda motor Honda Tiger bernomor polisi AD 6097 KF. Setelah kecelakaan, korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Hermina Wonogiri untuk mendapatkan pertolongan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Selain Honda Tiger, kecelakaan tersebut melibatkan truk Mitsubishi Canter bernomor polisi B 9651 BIS yang dikemudikan RA, 44, serta mobil Daihatsu Gran Max yang identitas pengemudinya masih belum diketahui.

Berdasarkan kronologi awal, Honda Tiger melaju dari arah Sidoharjo menuju Ngadirojo. Di depan sepeda motor tersebut terdapat Daihatsu Gran Max yang kemudian mengurangi kecepatan saat mendekati lokasi kejadian.

Diduga pengendara Honda Tiger tidak mampu menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang Gran Max. Benturan tersebut menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh ke sisi kanan jalan.

Pada saat bersamaan, truk Mitsubishi Canter melaju dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak sempat menghindari sepeda motor yang terjatuh di jalan.

Setelah kejadian, pengemudi Gran Max justru meninggalkan lokasi dan meneruskan perjalanan ke arah Ngadirojo. Kepolisian masih mendalami keterlibatan kendaraan tersebut sekaligus berupaya mengungkap identitas pengemudinya.

“Kami juga masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pengemudi Daihatsu Gran Max yang meninggalkan lokasi kejadian,” kata dia.

Kasus ini menjadi perhatian karena kecelakaan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyisakan persoalan identifikasi pengemudi yang meninggalkan tempat kejadian. Pengungkapan identitas pengemudi Gran Max diharapkan dapat membantu memperjelas rangkaian peristiwa dan memastikan proses penanganan hukum berjalan sesuai ketentuan. []

Redaksi 01

Bagikan:
Berita Daerah Laka