Banjir Lumpuhkan Baleendah dan Dayeuhkolot, Motor Banyak Mogok

Banjir Lumpuhkan Baleendah dan Dayeuhkolot, Motor Banyak Mogok

Bagikan:

BANDUNG – Banjir kembali melumpuhkan akses lalu lintas di wilayah Kabupaten Bandung setelah hujan deras mengguyur kawasan Bandung Raya sejak Senin (25/05/2026) malam. Sejumlah ruas jalan utama di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot terendam air hingga menyebabkan kemacetan panjang serta banyak kendaraan roda dua mogok.

Genangan setinggi 30 hingga 60 sentimeter terpantau merendam Jalan Raya Terusan Bojongsoang di kawasan Cikarees, Kecamatan Baleendah, pada Selasa (26/05/2026) pagi. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Raya Baleendah-Bojongsoang (BBS) dan Jalan Raya Dayeuhkolot di depan Ria Busana yang tidak dapat dilintasi secara normal.

Akibat banjir tersebut, arus kendaraan dari arah Baleendah menuju Kota Bandung maupun sebaliknya tersendat hingga mengular sekitar satu kilometer. Banyak pengendara nekat menerobos genangan sehingga menyebabkan sepeda motor mati di tengah jalan.

Salah seorang pengendara, Indah (25), mengaku gagal berangkat bekerja setelah sepeda motornya mogok saat melintasi banjir di kawasan Baleendah.

“Motor saya mati setelah nekat lewat genangan. Akhirnya harus didorong. Saya juga jadi terpaksa bolos kerja karena sudah tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan,” kata Indah saat ditemui di lokasi, sebagaimana dilansir Kompas, Selasa (26/05/2026).

Warga lainnya, Dani (37), mengatakan dirinya memilih melintasi jalur Terusan Bojongsoang karena kondisi banjir di kawasan Dayeuhkolot dinilai lebih parah.

“Saya terpaksa lewat sini karena kalau lewat Dayeuhkolot banjirnya lebih parah lagi,” keluh Dani.

Selain menghambat mobilitas warga, banjir juga menimbulkan antrean panjang kendaraan roda empat yang tetap memaksakan diri melintas di tengah genangan. Suara klakson kendaraan terdengar bersahutan di sejumlah titik kemacetan.

Hingga berita ini diturunkan, air di kawasan Cikarees Baleendah belum menunjukkan tanda-tanda surut secara signifikan. Pengendara diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan dan risiko kendaraan mogok akibat tingginya genangan air. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa