KENDARI – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,6 mengguncang Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (03/06/2026) dini hari. Meski getarannya dirasakan warga di sejumlah wilayah, hingga beberapa jam setelah kejadian belum terdapat laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 02.39 WIB dengan episenter berada di darat, sekitar 2 kilometer utara Kendari, pada koordinat 3,96 Lintang Selatan dan 122,52 Bujur Timur. Gempa tersebut berada pada kedalaman 6 kilometer.
BMKG menjelaskan bahwa gempa yang terjadi termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Kendari Segmen Utara. Karakteristik sumber gempa tersebut diketahui dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.
Berdasarkan peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kendari dengan intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.”
BMKG juga menyatakan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil pemantauan BMKG hingga pukul 03.15 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Informasi ini sebagaimana dilansir Tegas, Rabu (03/06/2026).
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta memantau perkembangan informasi kebencanaan melalui kanal resmi BMKG guna menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. []
Redaksi05

