Hari Kedua Pencarian Afandi di Kali Kriyan, Tim Gabungan Perluas Penyisiran

Hari Kedua Pencarian Afandi di Kali Kriyan, Tim Gabungan Perluas Penyisiran

Bagikan:

CIREBON – Tim gabungan kembali memperluas pencarian terhadap Afandi yang dilaporkan tenggelam di aliran Kali Kriyan, Kelurahan Kesepuhan, Kota Cirebon, pada hari kedua operasi pencarian, Selasa (05/05/2026). Penyisiran dilakukan sejak pagi dengan melibatkan personel lintas instansi guna mempercepat proses evakuasi korban.

Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.00 WIB di bantaran Kali Kriyan. Fokus pencarian diarahkan ke aliran sungai bagian hilir menggunakan perahu karet setelah korban belum ditemukan pada hari pertama pencarian.

Tim yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Search and Rescue (SAR), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), serta jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) setempat. Aparatur Kecamatan Kesepuhan dan Kelurahan Kesepuhan juga turut melakukan pemantauan di lokasi.

Sebelum penyisiran dilakukan, seluruh personel mengikuti apel koordinasi untuk menyusun strategi pencarian dan pembagian area penyisiran. Lurah Kesepuhan terlihat berada di lokasi guna memastikan koordinasi berjalan lancar.

Strategi pencarian pada hari kedua diperluas dibanding sebelumnya. Tim gabungan menyisir aliran sungai dari titik awal korban diduga jatuh hingga beberapa kilometer ke arah hilir untuk mengantisipasi korban terbawa arus.

“Ijin melapor Pak Lurah, hari ini pencarian korban tenggelam H2 dimulai. Kami mohon doa dari masyarakat sekitar agar kendala di lapangan dapat teratasi,” lapor salah satu petugas koordinasi melalui pesan singkat pagi tadi, sebagaimana dilansir Radar Cirebon, Selasa (05/05/2026).

Selain melakukan pencarian, aparat kepolisian dan perangkat kelurahan juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban yang terus menunggu perkembangan proses evakuasi di sekitar lokasi kejadian.

Warga Kelurahan Kesepuhan turut memadati bantaran Kali Kriyan untuk menyaksikan proses pencarian sekaligus memberikan dukungan kepada petugas. Arus sungai yang cukup deras disebut menjadi tantangan utama dalam operasi tersebut.

“Selamat bertugas untuk kemanusiaan bagi seluruh tim yang terlibat. Semoga saudara Afandi segera ditemukan dalam keadaan terbaik. Amin,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat yang hadir di lokasi.

Hingga Selasa (05/05/2026) siang, proses pencarian masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa