SULAWESI SELATAN – Ibrahim Manisi, Dewan Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan (Sulsel), dijadwalkan menjalani operasi kedua untuk menangani cedera patah tulang kaki kiri akibat kecelakaan lalu lintas pada Desember 2025. Operasi tersebut direncanakan berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Kota Parepare, Rabu (28/10/2026), setelah pemeriksaan lanjutan menemukan keluhan pada bekas operasi sebelumnya.
Keputusan tersebut diambil setelah Ibrahim menjalani pemeriksaan medis pada Senin (26/10/2026). Pemeriksaan dilakukan oleh dokter ortopedi Muh. Alihasti yang selama sekitar sepuluh bulan mendampingi proses pemulihannya.
“Kalau Anda siap operasi Rabu, 28 Oktober 2026, maka Selasa (hari ini-red) Anda harus masuk opname,” ujar dr. Muh. Alihasti, Sp.OT, kepada saya pada Senin, 26 Oktober 2026, setelah memeriksa hasil foto rontgen kaki kiri saya.
Rencana operasi kedua ini merupakan tindak lanjut penanganan patah tulang kaki kiri yang dialami Ibrahim akibat kecelakaan lalu lintas di sebelah selatan Jembatan Sumpang Minangae, Kota Parepare, pada 22 Desember 2025. Informasi tersebut disampaikan dalam pemberitaan Merpos, Senin, (26/10/2026).
Sehari setelah kecelakaan, Muh. Alihasti bersama Ariyant Arief melakukan operasi untuk menangani patah tulang kering kaki kiri Ibrahim. Setelah tindakan pertama tersebut, Alihasti melanjutkan pemantauan dan perawatan selama masa pemulihan.
Pada akhir Juli 2026, Alihasti menyampaikan bahwa patah tulang tersebut telah sembuh, meskipun bagian tulang di bawah lutut kiri belum pulih sepenuhnya. Atas dasar itu, Ibrahim diminta menjalani pemeriksaan rontgen kembali pada 22 Oktober 2026, atau sekitar tiga bulan setelah evaluasi sebelumnya.
Namun, sebelum jadwal pemeriksaan tersebut, Ibrahim mengalami keluhan pada bekas operasi. Bagian itu tampak agak bengkak dan kemerahan serta terasa sakit ketika disentuh. Kondisi tersebut mendorong pemeriksaan lanjutan pada Senin (26/10/2026).
Hasil pemeriksaan dan evaluasi dokter kemudian mengarah pada rencana operasi kedua. Ibrahim pun diminta menjalani rawat inap sehari sebelum tindakan medis tersebut dilaksanakan.
Operasi lanjutan ini diharapkan dapat mendukung penanganan cedera yang belum sepenuhnya pulih dan membantu proses pemulihan Ibrahim. Perkembangan kondisi setelah operasi akan menjadi bagian penting dalam menentukan tahapan perawatan selanjutnya. []
Redaksi 1

