BLITAR – Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta setelah kebakaran melanda rumah milik Joko Purnomo di Dusun Balong, Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Selasa (09/06/2026) dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah beserta sejumlah dokumen penting milik keluarga korban.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Warga yang mengetahui adanya kobaran api segera berupaya melakukan pemadaman awal sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar untuk meminta bantuan.
Kepala Seksi (Kasi) Pemadam, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman bersama unsur Muspika serta warga sekitar,” ujar Tedy, sebagaimana dilansir Persadafm, Selasa (09/06/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas, api pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat kobaran di bagian belakang rumah. Warga kemudian membangunkan penghuni rumah dan membantu mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan sebelum api membesar.
Saat kejadian, istri pemilik rumah bersama kedua anaknya telah berusaha keluar rumah untuk mencari pertolongan. Namun, proses penyelamatan sempat terkendala karena kondisi rumah gelap akibat aliran listrik padam.
Petugas juga menemukan informasi bahwa sebelum kebakaran terjadi, mertua korban, Imam Semedi, sempat memasak air menggunakan teko listrik yang diduga tidak dimatikan. Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
Akibat kejadian tersebut, kamar belakang dan kamar tengah mengalami kerusakan hingga sekitar 80 persen. Sementara itu, bagian ruang depan rumah terbakar sekitar 75 persen. Sejumlah perabot rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, kasur, serta barang-barang lainnya turut hangus dilalap api.
Tidak hanya itu, berbagai dokumen penting keluarga korban juga musnah terbakar, termasuk ijazah dan sertifikat yang disimpan di dalam rumah. Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik serta memastikan instalasi dan perangkat listrik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. []
Redaksi05

