JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memperluas penyidikan dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan menelusuri aliran dana yang diduga mengarah ke lingkar dekat mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Pendalaman kasus menguat setelah penyidik menyita uang tunai senilai Rp700 juta dari Robby Kurniawan yang diketahui pernah menjadi staf ahli Budi Karya saat menjabat Menteri Perhubungan. KPK menduga aliran dana dalam perkara tersebut jauh lebih besar dibanding barang bukti yang telah ditemukan.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan peluang pemeriksaan terhadap Budi Karya terbuka seiring pengembangan penyidikan dugaan suap dan gratifikasi proyek jalur kereta api di DJKA.
“Ya, kemungkinan untuk (Budi Karya) diperiksa pasti ada,” kata Setyo di Kabupaten Serang, Banten, sebagaimana dilansir Media Indonesia, Kamis (28/05/2026).
KPK kini tidak hanya menelusuri dugaan suap proyek, tetapi juga mengembangkan perkara ke dugaan penerimaan gratifikasi yang melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Kemenhub. Penyidik mendalami dugaan praktik sistematis terkait pengelolaan proyek transportasi publik tersebut.
Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhub, yakni Iman Sukandar dan Benny Nurdin Yusuf, telah diperiksa guna mengusut dugaan penerimaan uang di internal kementerian.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pemeriksaan saksi difokuskan pada dugaan penerimaan dana oleh sejumlah pejabat, termasuk pihak yang berkaitan dengan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat.
“Penyidik meminta keterangan soal dugaan penerimaan yang dilakukan pihak-pihak di Kemenhub. Pemeriksaan ini terkait dugaan pasal 12B-nya,” ujar Budi, Selasa (26/05/2026).
Kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api tersebut menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan pembangunan transportasi massal yang menggunakan anggaran negara. KPK masih terus mendalami rantai aliran dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi di proyek perkeretaapian tersebut. []
Redaksi05

