Motor Oleng hingga Masuk Jalur Lawan, Kecelakaan di Driyorejo Gresik

Motor Oleng hingga Masuk Jalur Lawan, Kecelakaan di Driyorejo Gresik

Bagikan:

Diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan bergelombang, pengendara Honda Vario masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan motor lain hingga menyebabkan seorang pengendara mengalami cedera otak ringan serta patah tulang bahu.

JAWA TIMUR  – Kontur jalan bergelombang di Jalan Raya Driyorejo, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, diduga menjadi faktor pemicu kecelakaan dua sepeda motor Honda Vario, Rabu (28/10/2026) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.20 WIB itu menyebabkan seorang pengendara mengalami cedera otak ringan dan patah tulang bahu kiri setelah motornya bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Korban bernama Mustofa (51), warga Kecamatan Wringinanom, Gresik. Ia mengalami luka pada bagian kepala dan patah tulang bahu kiri sehingga harus mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Anwar Medika, Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Kapolsek Driyorejo, Gatot Setyo Budi, menjelaskan kecelakaan bermula ketika Honda Vario bernomor polisi W 4985 BY yang dikendarai Mustofa melaju dari arah timur menuju barat. Saat melewati permukaan jalan yang bergelombang, sepeda motor tersebut diduga kehilangan kendali hingga bergerak ke kanan dan masuk ke lajur utara.

Pada waktu bersamaan, Honda Vario bernomor polisi AG 3654 EFB yang dikendarai Deva Armayanto (27), warga Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, melaju dari arah barat menuju timur. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

“Pengendara dari arah timur diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya saat melintasi kontur jalan bergelombang sehingga oleng ke kanan dan langsung menabrak sepeda motor dari arah berlawanan,” terang Gatot, sebagaimana diberitakan Radar Gresik, Rabu (28/10/2026).

Benturan tersebut mengakibatkan Mustofa mengalami cedera pada bagian kepala dan patah tulang bahu kiri. Warga bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSU Anwar Medika untuk memperoleh perawatan medis.

Sementara itu, kerusakan pada kedua sepeda motor menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp500.000. Tidak disebutkan adanya korban luka lain dalam keterangan yang disampaikan kepolisian.

Peristiwa ini menjadi perhatian bagi pengguna jalan, terutama ketika melintasi ruas jalan dengan permukaan tidak rata. Kondisi jalan bergelombang dapat meningkatkan risiko kendaraan kehilangan kendali apabila pengendara tidak menyesuaikan kecepatan dan kewaspadaan.

Gatot mengimbau masyarakat agar mengurangi kecepatan ketika melewati jalan yang bergelombang serta selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kendaraan keluar dari jalurnya dan mengurangi risiko kecelakaan serupa di wilayah Driyorejo. []

Redaksi 1

Bagikan:
Berita Daerah Laka