MARTAPURA – Seorang pelajar perempuan berinisial RE (18) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mencurigakan di kamar mandi rumahnya di Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (19/04/2026). Polisi menduga kuat kematian korban berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan yang disertai pencurian.
Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Banjar, M Rifani, mengungkapkan korban pertama kali ditemukan oleh sepupunya, Jubainah, yang curiga saat melintas di depan kamar mandi rumah tersebut.
“Saksi melewati kamar mandi dan melihat tangan tergeletak dari balik pintu yang sedikit terbuka,” ujar Rifani kepada wartawan, Minggu (19/04/2026).
Mengetahui hal itu, saksi segera meminta bantuan kepada ibunya. Keduanya kemudian memeriksa kondisi korban dan mendapati RE sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Petugas Polres Banjar yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti awal. Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan indikasi kekerasan yang mengarah pada dugaan pembunuhan.
Kecurigaan itu diperkuat dengan kondisi korban saat ditemukan, di mana mulutnya tersumpal sikat gosok pakaian. Selain itu, pihak keluarga juga melaporkan adanya barang milik korban yang hilang.
“Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa telepon genggam dan sepeda motor milik korban hilang,” beber Rifani.
Guna memastikan penyebab kematian, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin untuk dilakukan autopsi. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam mengungkap dugaan pembunuhan sekaligus mengidentifikasi pelaku.
“Untuk memastikan dugaan tindak pidana pembunuhan disertai pencurian, kami masih melakukan penyelidikan,” tutup Rifani, sebagaimana diberitakan Kompas, Senin (20/04/2026). []
Redaksi05

