BARABAI – Empat warga kehilangan tempat tinggal setelah sebuah rumah di Desa Ayuang, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), hangus terbakar pada Senin (22/06/2026) dini hari. Selain menghanguskan bangunan, kebakaran tersebut juga memusnahkan sejumlah dokumen penting milik penghuni.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.35 Wita di RT 04 RW 02 Desa Ayuang. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) HST, rumah berbahan kayu milik almarhum Mursani R yang disewa Muhammad Hamidummadjid mengalami kerusakan total akibat kobaran api.
Musibah itu menyebabkan satu kepala keluarga dengan empat jiwa kehilangan tempat tinggal. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar HST melalui Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan, Fitriadinoor, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD HST setelah menerima laporan kebakaran.
Petugas gabungan yang terdiri atas TRC BPBD HST, Taruna Siaga Bencana (Tagana) HST, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Barisan Pemadam Kebakaran/Pemadam Kebakaran (BPK/PMK) HST atau Balakar 654, relawan, aparat desa, serta masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Api sudah padam sepenuhnya 100 persen,” ujar Fitriadinoor, sebagaimana dilansir Wartabanjar, Senin, (22/06/2026).
Ia menjelaskan, rumah yang terbakar dihuni empat orang, di antaranya Selvina Agustina (14) yang sedang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam serta Muhammad Azam Al Majid yang masih berusia tiga tahun.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh bangunan rumah beserta dokumen penting milik penghuni tidak dapat diselamatkan dari amukan api. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan pihak terkait.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” katanya.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap sumber api yang menyebabkan kebakaran. Sementara itu, korban terdampak diharapkan dapat segera memperoleh bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian. []
Redaksi05

