Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim serangan drone sepanjang malam merusak empat kapal kargo kering serta fasilitas pelabuhan dan pusat logistik yang disebut digunakan untuk mendukung pasokan militer Ukraina.
MOSKOW – Serangan udara nirawak Rusia terhadap jalur pasokan militer Ukraina dilaporkan merusak empat kapal kargo kering serta sejumlah fasilitas pelabuhan. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan tersebut menyasar infrastruktur logistik yang digunakan untuk menyimpan dan menyalurkan perlengkapan bagi pasukan Ukraina pada Selasa (20/10/2026).
Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut operasi berlangsung sepanjang malam dengan menggunakan kendaraan udara nirawak atau drone. Sasaran serangan meliputi fasilitas logistik, infrastruktur pelabuhan, serta kapal-kapal yang menurut kementerian itu digunakan untuk kepentingan militer Ukraina.
“Sepanjang malam, angkatan bersenjata Rusia terus melancarkan serangan menggunakan kendaraan udara nirawak (drone) terhadap fasilitas logistik dan infrastruktur pelabuhan Ukraina, serta terhadap kapal-kapal angkatan laut yang digunakan untuk kepentingan angkatan bersenjata Ukraina,” ungkap kementerian tersebut sebagaimana diberitakan SINDOnews, Selasa (20/10/2026).
Kementerian Pertahanan Rusia juga mengklaim telah menyerang pusat transportasi dan logistik di wilayah Volyn yang digunakan untuk menyimpan serta mendistribusikan kargo dan perlengkapan bagi pasukan Ukraina. Sasaran lainnya adalah pusat logistik Grand Import di Kota Khmelnytsky, yang menurut pernyataan tersebut menyimpan kargo militer dan barang dengan kegunaan ganda (dual-use).
Dampak serangan dilaporkan terjadi di Pelabuhan Reni, wilayah Odesa. Tiga kapal kargo kering yang sedang membongkar muatan berupa perlengkapan militer dan barang berkegunaan ganda mengalami kerusakan. Fasilitas pelabuhan yang menunjang kegiatan bongkar muat di terminal itu juga dilaporkan terdampak.
“Akibat serangan itu, tiga kapal kargo kering mengalami kerusakan di pelabuhan Reni, wilayah Odessa. Kapal-kapal tersebut sedang membongkar muatan berupa kargo militer dan barang dengan kegunaan ganda yang ditujukan bagi angkatan bersenjata Ukraina. Selain itu, fasilitas infrastruktur pelabuhan yang mendukung kegiatan bongkar muat di terminal juga mengalami kerusakan,” jelas kementerian tersebut.
Selain tiga kapal di Pelabuhan Reni, satu kapal kargo kering lainnya yang membawa pasokan militer untuk Ukraina juga dilaporkan mengalami kerusakan ketika berlayar menuju Pelabuhan Odesa. Namun, pernyataan yang dikutip dalam laporan tersebut tidak merinci tingkat kerusakan kapal maupun jumlah korban akibat serangan.
Serangan terhadap simpul logistik dan pelabuhan berpotensi mengganggu distribusi barang serta pasokan yang dibutuhkan pasukan Ukraina. Meski demikian, informasi mengenai sasaran dan dampak serangan dalam laporan ini bersumber dari pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia dan belum disertai konfirmasi independen dari pihak Ukraina.
Perkembangan tersebut kembali menyoroti peran jalur pelayaran dan infrastruktur pelabuhan dalam menopang distribusi pasokan di tengah perang Rusia-Ukraina. Verifikasi dari pihak terkait diperlukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kerusakan dan dampak operasional serangan tersebut. []
Redaksi 03

