MAKASSAR – Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar berhasil mengevakuasi seorang sopir truk kontainer yang terjepit di dalam kabin usai kendaraan yang dikemudikannya mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Galangan Kapal I, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Selasa (09/06/2026) dini hari.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 Wita ketika truk kontainer terjatuh ke sisi jembatan layang. Insiden tersebut memicu respons cepat petugas setelah laporan dari warga diterima beberapa menit kemudian.
Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan prioritas utama petugas saat tiba di lokasi adalah menyelamatkan korban yang terjebak di dalam kendaraan akibat benturan keras.
“Informasi terakhir yang kami terima, sopir truk mengalami kondisi terjepit di dalam kabin sehingga membutuhkan penanganan khusus dari tim penyelamat,” ujar Fadli.
Laporan awal diterima Damkarmat Kota Makassar dari seorang warga bernama Adam pada pukul 03.03 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, sembilan personel Rescue Ton 3 diberangkatkan menggunakan armada Rescue Hilux menuju lokasi kejadian.
Tim penyelamat berangkat pukul 03.08 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.52 Wita. Sesaat setelah tiba, petugas langsung melakukan proses evakuasi dengan mempertimbangkan keselamatan korban dan personel yang bertugas.
Korban diketahui bernama Rajamuddin, warga Kecamatan Tarowang. Setelah berhasil dievakuasi dari dalam kabin, korban ditemukan mengalami lebam pada bagian pinggul akibat benturan saat kecelakaan terjadi.
Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Daya sesuai permintaannya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Proses penyelamatan berlangsung relatif cepat. Penanganan dimulai pada pukul 03.53 Wita dan dinyatakan selesai sekitar pukul 04.08 Wita. Keberhasilan evakuasi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan petugas dalam menangani kondisi darurat di lapangan.
Fadli mengapresiasi kerja cepat personel Damkarmat yang bergerak pada dini hari demi memastikan keselamatan korban. Ia juga mengingatkan para pengemudi kendaraan berat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi. Sebagaimana diwartakan Bkm Fajar, Selasa, (09/06/2026). []
Redaksi05

