Sopir Truk Tewas usai Bus Pariwisata Tabrak dari Belakang di Tol Jomo

Sopir Truk Tewas usai Bus Pariwisata Tabrak dari Belakang di Tol Jomo

Bagikan:

JOMBANG – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) Kilometer 700+800 jalur B, wilayah Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (22/05/2026) pagi. Insiden yang melibatkan bus pariwisata dan truk boks itu mengakibatkan sopir truk tewas di lokasi kejadian setelah kendaraan yang dikemudikannya terguling usai tertabrak dari belakang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB saat arus lalu lintas di jalur tol arah Jakarta terpantau ramai lancar. Bus pariwisata Isuzu NQR bernomor polisi B 7579 TK yang dikemudikan Asriawarman, warga Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, melaju dari arah Bali menuju Jakarta.

Kepala Unit (Kanit) Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim III, Sudirman, menjelaskan kecelakaan bermula ketika bus diduga tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

“Sesampainya di KM 700+800 jalur B, pengemudi bus diduga kurang menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang truk boks yang berjalan searah di depannya,” kata Sudirman, sebagaimana dilansir Kabarbaik, Jumat, (22/05/2026).

Truk boks Hino bernomor polisi L 9419 CQ yang dikemudikan Karso, warga Desa Mangkujajar, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, diketahui membawa muatan keramik seberat sekitar empat ton. Benturan keras membuat truk kehilangan kendali, oleng ke kiri, lalu menghantam guardrail di bahu jalan sebelum akhirnya terguling.

“Posisi akhir kendaraan truk terguling melintang di bahu jalan dan sebagian lajur kiri,” ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, Karso meninggal dunia di tempat karena mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara kernet truk bernama Fahrul Rosi, warga Dusun Burung Dalam, Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, mengalami luka ringan.

Selain itu, sopir bus Asriawarman juga mengalami luka ringan. Seorang penumpang bus bernama Mitra Permana, warga Pasir Ahong, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, turut mengalami luka ringan. Sedangkan 12 penumpang lain dilaporkan selamat.

“Kendaraan bus mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan akibat benturan,” terang Sudirman.

Petugas PJR bersama pengelola jalan tol langsung melakukan proses evakuasi kendaraan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah kepadatan kendaraan di jalur tol.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi selama berkendara dan memperhatikan jarak aman antar kendaraan, terutama saat melaju di jalur dengan kecepatan tinggi.

“Pengguna jalan tol diharapkan tetap fokus dan menjaga jarak aman agar kecelakaan seperti ini tidak terjadi,” pungkasnya. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka