BOGOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memicu longsornya tembok penahan tanah (TPT) pada Sabtu (23/05/2026) pagi. Material longsoran menutup akses jalan warga di Kampung Nagoh Babakan dan mengancam dua rumah yang dihuni sembilan jiwa.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 06.30 WIB akibat tingginya curah hujan disertai kondisi tanah yang labil.
“Hujan dengan intensitas tinggi serta kondisi tanah yang labil mengakibatkan terjadinya longsor pada tembok penahan tanah (TPT) sehingga menutupi jalan akses warga,” kata Adam, sebagaimana dilansir Detik, Sabtu, (23/05/2026).
Menurutnya, longsoran memiliki ukuran sekitar panjang lima meter, lebar tiga meter, dan tinggi lima meter. Meski belum menimbulkan kerusakan bangunan, dua rumah warga yang berada di sekitar lokasi dinilai berada dalam kondisi rawan terdampak longsor susulan.
“Korban terancam dua unit rumah terancam berisi 2 keluarga dengan 9 jiwa,” jelasnya.
BPBD Kabupaten Bogor memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Namun, material tanah yang menutup jalan membuat aktivitas warga di sekitar lokasi terganggu.
“Korban jiwa dan mengungsi nihil,” tuturnya.
Sebagai langkah antisipasi, petugas telah mengimbau warga sekitar untuk segera mengungsi sementara saat hujan turun guna menghindari risiko longsor susulan. BPBD Kabupaten Bogor juga meminta penanganan lanjutan dari dinas terkait untuk membersihkan material dan memperkuat struktur tanah di area terdampak.
“Sudah diberi imbauan untuk mengungsi saat terjadi hujan karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” pungkasnya. []
Redaksi05

