Polisi mengamankan pria berinisial MR di Kudus setelah diduga memfasilitasi taruhan tebak skor sepak bola virtual melalui siaran langsung TikTok dengan keuntungan yang disebut mencapai Rp25 juta dalam dua bulan.
KONSEL — Penangkapan seorang pria berinisial AF (21) yang merupakan kerabat dekat Nisa Nur Hafizah, anak perempuan berusia empat tahun yang ditemukan meninggal dunia di dalam karung plastik di Desa Tolu Wonua, menjadi fokus penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab dan motif kematian korban. AF ditangkap anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Mowila di kebun miliknya pada Sabtu (13/9/2025), beberapa jam setelah jasad Nisa ditemukan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe Selatan (Konsel), Febry Sam, membenarkan penangkapan tersebut. Polisi kini memeriksa AF untuk mendalami dugaan keterlibatannya dalam kasus yang mengguncang warga desa itu.
“Pelaku sudah kami amankan. Inisialnya AF, dan benar, ia merupakan kerabat dekat korban,” kata Febry Sam.
Penangkapan dilakukan di kebun yang masih berada di sekitar desa tempat tinggal korban. Menurut polisi, AF tidak melakukan perlawanan ketika petugas membawanya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Unit Intelijen (Kanit Intel) Polsek Mowila, Gusti, mengatakan AF kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Kepolisian Resor (Polres) Konsel untuk diperiksa.
“Kami menjemputnya langsung di kebun miliknya. Saat ini terduga pelaku sudah kami bawa ke Mako Polres Konsel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Gusti.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Nisa terakhir terlihat pada Kamis (11/9/2025) sekitar pukul 15.15 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Saat itu, ia bermain bersama teman-temannya di kebun dekat rumah, tetapi kemudian pulang lebih dahulu. Sejak saat itu, Nisa tidak kunjung tiba di rumah.
Jasad Nisa kemudian ditemukan di dalam karung plastik di Desa Tolu Wonua. Penemuan tersebut memicu kecemasan warga, terlebih setelah polisi menangkap seorang pria yang memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.
Hingga kini, motif kematian Nisa masih dalam penyelidikan. Polisi perlu mendalami keterangan terduga pelaku dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi keluarga korban sekaligus memastikan proses hukum berjalan berdasarkan bukti yang sah. []
Redaksi1

