Kebakaran Besar di Bajawa Hanguskan Sekolah dan Permukiman Warga

Kebakaran Besar di Bajawa Hanguskan Sekolah dan Permukiman Warga

Bagikan:

BAJAWA – Kebakaran besar yang melanda Kelurahan Trikora, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada (Ngada), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (04/06/2026) dini hari, mengakibatkan sejumlah fasilitas pendidikan dan bangunan warga mengalami kerusakan berat. Selain menghanguskan dua rumah semi permanen, api juga melalap perpustakaan, ruang kelas, musala, hingga sebagian kantor partai politik.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.05 WITA itu bermula dari dua rumah warga yang berada di belakang Rumah Jabatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ngada. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke kompleks Madrasah Al-Quraba Bajawa serta bangunan lain di sekitarnya.

Sejumlah fasilitas pendidikan yang terdampak antara lain Ruang Kelas I, perpustakaan, musala, dan dapur sekolah. Selain itu, api juga menjalar ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Ngada sehingga menyebabkan sebagian bangunan beserta isinya terbakar.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngada tiba di lokasi sekitar pukul 03.30 WITA dan segera melakukan pemadaman dari sisi utara Rumah Jabatan DPRD Ngada untuk mencegah api merambat ke bangunan tersebut.

Meski menghadapi kendala akibat besarnya kobaran api dan banyaknya bangunan yang berada di sekitar titik kebakaran, petugas terus berupaya mengendalikan situasi. Sebagian besar api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat dan sebagian di antaranya rata dengan tanah akibat kebakaran yang berlangsung selama lebih dari satu jam.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Aparat berwenang masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan sumber api dan faktor yang memicu kebakaran tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga mengganggu fasilitas pendidikan yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di wilayah Bajawa, sebagaimana diberitakan Tribunflores, Kamis, (04/06/2026). Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan segera melakukan pendataan kerusakan serta menyiapkan langkah pemulihan bagi warga dan lembaga pendidikan yang terdampak. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa