MOJOKERTO – Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Gedeg masih menyelidiki penyebab kematian seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam selokan di Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), pada Selasa (30/06/2026). Polisi menyatakan penyebab pasti kematian korban baru dapat dipastikan setelah hasil visum diterima.
Korban diketahui bernama Suyadi (39), warga Desa Pageruyung yang sehari-hari bekerja sebagai relawan pengatur lalu lintas (supeltas). Jenazahnya ditemukan warga sekitar pukul 04.30 WIB, sementara laporan kepada polisi diterima sekitar pukul 07.00 WIB.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gedeg, Dimas Adit Sutono, mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Korban ini ditemukan sekitar setelah subuh pukul 04.30 WIB. Namun, kami baru mendapat laporan itu sekitar pukul 07.00 WIB. Untuk penyebab kematian kami juga belum tahu,” ujar Dimas, sebagaimana dilansir Beritasatu, Selasa (30/06/2026).
Berdasarkan keterangan warga, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dicari keluarganya karena tidak kunjung pulang hingga malam sebelumnya.
“Malam hari menurut warga, keluarganya mencari karena belum balik ke rumah. Biasanya bantu jadi relawan klebet (supeltas),” ungkapnya.
Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani visum. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penyidik dalam mengungkap penyebab kematian korban.
“Kita lihat dulu hasil visumnya seperti apa. Untuk indikasi awal kita juga belum bisa menyimpulkan karena tetap semua nanti hasil dari visum rumah sakit yang menentukan. Kalau itu tidak ada (barang hilang),” kata Dimas.
Hingga kini, Polsek Gedeg masih mengumpulkan keterangan dan menunggu hasil visum guna memastikan penyebab kematian Suyadi. Polisi juga belum menemukan indikasi adanya barang milik korban yang hilang dari lokasi penemuan jenazah. []
Redaksi05

