PASURUAN – Operasi pencarian nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kabupaten Sidoarjo akhirnya berakhir setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (24/06/2026) pagi. Korban diketahui bernama Assat (52), warga Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.
Korban ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang menjaring ikan di perairan Sidoarjo. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada tim gabungan yang sejak beberapa hari terakhir melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu akibat dihantam ombak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan Kota, Junaedi, membenarkan penemuan jasad korban tersebut.
“Tadi korban laka air ditemukan pada pagi hari oleh seorang nelayan, diteruskan kepada tim yang saat itu melintas,” kata Junaedi, sebagaimana diberitakan Kabarbaik, Rabu (24/06/2026).
Setelah menerima laporan, tim gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke pelabuhan di Kota Pasuruan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakan oleh keluarga duka,” pungkasnya.
Sebelumnya, Assat dilaporkan mengalami kecelakaan laut pada Senin (22/06/2026) malam di perairan Sidoarjo. Saat kejadian, perahu yang digunakan korban dihantam ombak hingga menyebabkan korban terjatuh ke laut dan hilang.
Sejak laporan diterima, tim gabungan melakukan pencarian di sejumlah titik perairan yang diduga menjadi lokasi hanyutnya korban. Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan sehingga operasi pencarian resmi dihentikan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran. []
Redaksi05

