Penerangan Jalan Diperluas, 4.000 Titik LPJU Menyebar di Kukar

Penerangan Jalan Diperluas, 4.000 Titik LPJU Menyebar di Kukar

Bagikan:

Pemasangan sekitar 4.000 Lampu Penerangan Jalan Umum di Kutai Kartanegara terus diperluas ke berbagai wilayah dengan prioritas ruas jalan kabupaten yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi.

TENGGARONG – Pemerataan penerangan jalan menjadi fokus pemasangan sekitar 4.000 Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang kini telah mencapai progres sekitar 40–50 persen. Pekerjaan tersebut mencakup wilayah hulu, tengah, hingga pesisir dan ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.

Sebagian pemasangan diprioritaskan pada ruas jalan kabupaten yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi dan belum memperoleh penerangan memadai, sebagaimana diberitakan Prokal, Minggu, (27/09/2026).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Ahmad Junaidi mengatakan pemasangan LPJU dilakukan hampir di seluruh kecamatan dengan mempertimbangkan kondisi jalan serta kebutuhan penerangan masyarakat.

“Kurang lebih sekitar 4.000 titik. Itu dari hulu, tengah maupun di wilayah pesisir, hampir tersebar di seluruh kecamatan,” ujar Junaidi di Tenggarong, Sabtu (26/9/2026).

Sejumlah kawasan masuk dalam prioritas pengerjaan, di antaranya Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Muara Badak, dan Anggana. Di Samboja, pemasangan menyasar akses menuju Pantai Ambalat, sedangkan pekerjaan di Muara Jawa mencakup Kelurahan Tama Pole dan Muara Kembang.

Pemasangan di Muara Badak antara lain dilakukan di kawasan Kutai Lama. Sementara itu, sejumlah ruas jalan kabupaten di Anggana juga menjadi bagian dari pekerjaan penerangan tersebut.

“Jalan-jalan kabupaten terutama yang cukup padat lintasnya itu yang kita prioritaskan,” jelasnya.

Hingga akhir September 2026, progres pekerjaan berada pada kisaran 40–50 persen. Tahapan pengerjaan mencakup penggalian lubang, pembangunan fondasi, pemasangan tiang, penarikan kabel, hingga pemasangan perangkat pendukung LPJU.

“Kalau pengerjaan itu kan yang pertama penggalian lubang, kemudian pasang fondasi, kemudian pasang tiang, tarik kabel, kemudian kilometer dan sebagainya,” katanya.

Dishub Kukar menargetkan seluruh pekerjaan selesai sesuai masa kontrak pada akhir Oktober 2026. LPJU yang telah selesai dipasang ditargetkan dapat langsung beroperasi setelah pekerjaan rampung.

Kebutuhan pembiayaan setiap lokasi berbeda karena dipengaruhi panjang ruas jalan dan kondisi lapangan. Junaidi mencontohkan terdapat pekerjaan dengan nilai sekitar Rp200 juta untuk satu lokasi, sementara total anggaran seluruh program pemasangan sekitar 4.000 titik belum dirincikan.

Dengan pengerjaan yang masih berlangsung, perluasan LPJU di berbagai kawasan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penerangan pada ruas-ruas jalan yang menjadi prioritas. Penyelesaian sesuai target kontrak juga diharapkan membuat titik-titik yang telah terpasang segera berfungsi bagi masyarakat.

“Kalau kontrak kita akhir Oktober, akhir Oktober sudah bisa menyala insya Allah, mudah-mudahan tidak ada halangan,” ujarnya. []

Redaksi08.

Bagikan:
Berita Daerah Headlines