Polisi Gagalkan Tawuran Dini Hari di Bekasi, Dua Pemuda Diamankan

Polisi Gagalkan Tawuran Dini Hari di Bekasi, Dua Pemuda Diamankan

Bagikan:

BEKASI – Upaya pencegahan tawuran yang dilakukan Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membuahkan hasil setelah dua pemuda diamankan saat patroli dini hari di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (04/06/2026). Dari tangan keduanya, petugas menyita sejumlah senjata tajam dan benda berbahaya yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan antarkelompok.

Penindakan dilakukan sekitar pukul 02.30 WIB ketika personel Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan patroli rutin untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di sejumlah titik rawan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya Henik Maryanto mengatakan petugas menemukan sekelompok pemuda dengan perilaku mencurigakan saat melintas di kawasan tersebut.

“Saat melintasi kawasan tersebut, petugas mendapati sekumpulan pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga kuat sedang bersiap-siap melakukan aksi tawuran,” ujarnya, sebagaimana dilansir Detik, Kamis (04/06/2026).

Menurut Henik, sejumlah pemuda yang berada di lokasi sempat berupaya melarikan diri ketika mengetahui kedatangan aparat. Namun, dua orang berhasil diamankan sebelum dugaan aksi tawuran sempat terjadi.

“Petugas mengamankan dua orang pemuda yang kedapatan membawa berbagai jenis senjata tajam serta senjata tumpul berbahaya,” kata Henik.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menyita satu buah stik golf, satu bilah golok, satu bilah celurit, satu bilah corbek atau senjata tajam modifikasi, serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi antarkelompok.

“Dari tangan kedua pemuda yang diamankan, petugas menyita sejumlah barang bukti krusial yang dipersiapkan untuk aksi kekerasan, di antaranya satu buah stik golf, satu bilah golok, satu bilah celurit, satu bilah corbek (senjata tajam modifikasi), serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk melakukan koordinasi dengan kelompok lawan,” bebernya.

Kedua pemuda tersebut kemudian dibawa ke kantor kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan kelompok lain yang diduga berkaitan dengan rencana tawuran tersebut.

Henik menegaskan patroli dini hari akan terus dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus represif untuk menjaga keamanan ruang publik dan menekan potensi kejahatan jalanan.

“Kami bergerak cepat mengantisipasi potensi gesekan di ruang publik, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya ruang bagi pelaku kejahatan jalanan maupun aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat,” imbuhnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hingga dini hari guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan membahayakan keselamatan. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal