Seorang pengemudi taksi daring dibacok penumpang yang diduga menyamar sebagai pelanggan saat perjalanan menuju Perumahan Cendana, sementara terduga pelaku telah ditangkap dan mobil korban ditemukan polisi.
LEBAK BANTEN – Penyamaran sebagai penumpang diduga menjadi cara pelaku menjalankan perampokan terhadap seorang pengemudi taksi daring di Kampung Sangereng, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Korban dibacok menggunakan golok ketika mengantar pelaku menuju kawasan Perumahan Cendana pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Mobil Toyota Avanza dan sejumlah barang milik korban kemudian dibawa kabur.
Polisi telah menangkap seorang terduga pelaku berinisial MZA di kawasan Jagabaya, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menemukan mobil Toyota Avanza milik korban yang dirampas dalam kejadian tersebut.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jatiuwung Kresna Ajie Perkasa menyampaikan, peristiwa pencurian dengan kekerasan (curas) itu terjadi sekitar pukul 03.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Sebelum diserang, korban menerima pesanan perjalanan menuju Perumahan Cendana.
Korban kemudian menjemput penumpang di wilayah Jagabaya, Parung Panjang. Saat kendaraan mendekati tujuan dan berjarak sekitar 100 meter dari lokasi, penumpang diduga mengeluarkan golok dan menyerang korban hingga mengalami luka pada bagian kepala dan bibir.
Setelah melukai korban, pelaku membawa kabur kendaraan beserta sejumlah barang milik pengemudi. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap MZA dan mengamankan mobil yang diduga merupakan milik korban.
Dalam keterangannya, Kresna mengimbau para pengemudi transportasi daring untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika menerima pesanan pada waktu rawan.
“Polisi mengimbau para pengemudi transportasi daring agar tetap waspada selama menjalankan pekerjaan, terutama ketika menerima pesanan pada malam hingga dini hari,” katanya, Jumat (30/10/2026), sebagaimana diberitakan Inews, Jumat, (30/10/2026).
Penangkapan terduga pelaku dan ditemukannya kendaraan korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara tersebut. Meski demikian, proses hukum tetap harus mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian dan peran terduga pelaku berdasarkan alat bukti yang diperoleh penyidik. []
Redaksi 1

