Polres SBB Tangkap 4 Terduga Pelaku Bentrok Pemuda yang Lukai Dua Orang

Polres SBB Tangkap 4 Terduga Pelaku Bentrok Pemuda yang Lukai Dua Orang

Bagikan:

SERAM BAGIAN BARAT – Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat (SBB) mengamankan empat terduga pelaku pascabentrokan antarkelompok pemuda yang menyebabkan dua orang mengalami luka bacok di Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB, Maluku, Sabtu (30/05/2026). Keempat terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap peran masing-masing dalam insiden tersebut.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) SBB Andi Zulkifli mengatakan empat orang yang diamankan berinisial EIK, MT, AW, dan AT. Mereka berasal dari Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, yang menjadi lokasi kelompok pemuda terlibat bentrokan.

“Saat ini, 4 orang terduga pelaku diamankan di Polres Seram Bagian Barat, masing-masing berinisial EIK, MT, AW dan AT,” kata Andi Zulkifli, sebagaimana diberitakan Detik Sulsel, Sabtu (30/05/2026).

Menurutnya, penyidik masih mendalami keterlibatan para terduga pelaku dalam peristiwa yang berujung pada jatuhnya korban luka dari kedua kelompok.

“Kasus (bentrokan) ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan oleh Unit Reskrim Polres Seram Bagian Barat,” ujarnya.

Andi Zulkifli menjelaskan bentrokan bermula dari perkelahian antarpemuda saat berlangsung pesta joget di Dusun Tanah Goyang. Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang yang melibatkan kelompok pemuda dari Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang.

Dalam bentrokan yang terjadi pada Sabtu dini hari itu, kedua kelompok dilaporkan menggunakan batu dan parang. Situasi sempat memicu penutupan akses jalan di beberapa titik sebelum akhirnya berhasil dibuka kembali oleh aparat keamanan.

“Penggunaan senjata tajam yang mengakibatkan (dua pria menjadi) korban luka dari kedua belah pihak. Pihak kepolisian kini mengambil langkah-langkah penanganan dan rekonsiliasi,” bebernya.

Akibat bentrokan tersebut, dua pria berinisial VK (21) dan RM (25) mengalami luka bacok dan harus mendapatkan penanganan medis.

“Bentrokan antarpemuda itu mengakibatkan dua orang mengalami luka bacok,” kata Andi Zulkifli.

Polres SBB saat ini terus melakukan penyelidikan guna memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum, sekaligus mendorong proses rekonsiliasi untuk mencegah terulangnya konflik serupa di wilayah Huamual. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal