SERDANG BEDAGAI – Seorang remaja pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan dengan truk di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di Dusun I, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Sementara satu penumpang lainnya mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban meninggal diketahui berinisial AP (19), warga Kecamatan Perbaungan. Adapun penumpang sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BK 4564 XBN berinisial MRS (17) mengalami luka berat dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Grandmed Lubuk Pakam.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai korban dengan truk Mitsubishi bernomor polisi BK 8205 XI. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan roda dua itu melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan sebelum diduga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Sergai, Gokma W. Silitonga, mengatakan personel langsung turun ke lokasi usai menerima laporan kecelakaan.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kecelakaan bermula saat sepeda motor datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan dan diduga bertabrakan dengan mobil truk yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Mistar, Selasa (26/05/2026).
Petugas Satlantas Polres Sergai kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi truk dilaporkan meninggalkan lokasi setelah insiden terjadi. Polisi kini masih melakukan pencarian guna mengungkap identitas sopir dan memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polres Sergai, Bringin Jaya, menyebut proses penyelidikan masih berlangsung untuk menelusuri keberadaan pengemudi truk yang melarikan diri usai kecelakaan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari, serta mematuhi aturan lalu lintas demi mengurangi risiko kecelakaan di jalur utama antarkota tersebut. []
Redaksi05

